MALAM KE-27 RAMADHAN
Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far, telah menceritakan kepada kami Syu'bah ia berkata, saya mendengar Abdah bin Abu Lubabah menceritakan dari Zirr bin Hubaisy dari Ubay bin Ka'b radhiallahu'anhu, ia berkata terkait dengan malam Lailatul Qadr, "Demi Allōh, saya benar-benar mengetahuinya." -Syu'bah berkata-, "Dan sedalam apa yang saya ketahui, bahwa Lailatul Qadr itu suatu malam yang Rosūlullōh ﷺ memerintahkan kami untuk menunaikan shalat padanya. Tepatnya malam itu adalah malam ke dua puluh tujuh." Syu'bah hanya ragu mengenai kalimat; (Lailatul Qadr) adalah malam yang Rosūllōh ﷺ telah memerintahkannya kami." Ia berkata, Dan sahabatku telah menceritakannya kepadaku dari Abdah.
____
HR. Muslim No.2000
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa
_
QS. Az-Zukhruf: 67
TELEGRAM @isnadnet
Download Audio Penjelasan Syaikh Bin Baaz rohimahullōh, ketika ditanya ;
" Suatu kaum yang tidak mengenal Allōh kecuali di bulan Ramadhān "
🎙https://archive.org/details/nour_80604
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
10 HARI AWAL DZULHIJJAH DENGAN 10 HARI AKHIR ROMADHON, MANAKAH YANG LEBIH UTAMA
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullōh yang dinukilkan oleh Ibnul Qoyyim rohimahullōh.
أيام عشر ذي الحجة أفضل من أيام رمضانَ ، وليالي العشر الأواخر من رمضان أفضلُ من ليالي عشر ذي الحجة
Sepuluh hari di bulan Dzulhijjah lebih utama daripada sepuluh hari terakhir di bulan Romadhon, dan sepuluh malam terakhir di bulan Romadhon lebih utama daripada sepuluh malam di bulan Dzulhijjah
Berkata Ibnul Qoyyim :
وإذا تأمّل الفاضل اللبيب هذا الجوابَ وجده شافيًا كافيًا
بدائع الفوائد (١١٠٢/٣)
Jika seorang yang memiliki keutamaan lagi cerdas memperhatikan jawaban ini, niscaya dia akan mendapatinya sebagai jawaban yang menyembuhkan dan mencukupi.
___
Badāi'ul Fawāid: 3/1102
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
Arsip :
/channel/isnadnet/1859
DO'A KHUSUS (MALAM) LAILATUL QODAR
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Sulaiman Adh Dhuba'i dari Kahmas bin Al Hasan dari Abdullah bin Buraidah dari Aisyah ia berkata; wahai Rosūlullōh, apabila aku mengetahui malam apakah lailatul qadr, maka apakah yang aku ucapkan padanya?
Beliau mengatakan:
"Ucapkan; ALLŌHUMMA INNAKA 'AFUWWUN KARĪM TUHIBBUL 'AFWA FĀ'FU 'ANNĪ
Ya Allōh , sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampunan dan Maha Pemurah, Engkau senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku
___
HR. Tirmidzi : 3435
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
___
JARKONI merupakan akronim dari bahasa jawa ‘iso ngajar/ujar tapi ora iso nglakoni‘.
FIRASAT ORANG SHALIH TIDAK MELESET
Suatu hari Imam Syafii rohimahulloh melakukan bepergian jauh, di tengah perjalanan beliau menginap di satu rumah seorang lelaki. Dalam firasat beliau lelaki ini ada yang kurang baik. Kemudian beliau meminta ijin bermalam dan lelaki itu dengan serta merta menyambut gembira sang Imam karena rumahnya kedatangan tamu agung dan dia melayani dan menjamu layaknya menjamu tamu dari jauh dengan lengkap.
Besok harinya Imam Syafi'i pamitan dan mengucapkan terimakasih atas jamuannya.
Dan tak diduga sama sekali lelaki itu mengeluarkan secarik kertas nota bon yang harus dibayar oleh Imam selama satu malam !
Maka Imam Syafi'i bergumam dalam hatinya, firasat saya tidak salah!
___
Di ambil faidah dari Tulisan Abu Ya'qub Hamdani (Batam)
Berkata Abu Turob (Bengkulu), " Ana sampaikan atsar diatas saat dars waktu Abu Ya'qub di Bengkulu (± 10 thn lalu), maksudnya Imam Syafi'i rohimahullōh memiliki pandangan (firasat) awal dari pemilik wajah yang 'kurang baik' ketika bertemu lelaki pemilik rumah, namun berubah ketika lelaki tersebut menjamu nya dengan "baik", dan pada akhirnya beliau rohimahullōh berkata "firasat (awal) saya tidak salah"
_____
Disampaikan saat bertemu Abu Turob hari ini Kamis, 15 Jumadil Tsaniy 1445 H
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
Ahmad bin 'Āsim berkata: "Barangsiapa yang mengenal Allōh dengan baik, maka ia akan lebih takut kepada-Nya."
__
Madārijus Sālikīn (317/3)
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
BERHARAP JIKA MALAM KE-25 RAMADHAN BERTEPATAN MALAM INI (JUMU'AH)
Dari Ibnu Hubairah rahimahullah, beliau berkata:
“وإن وقع في ليلة من أوتار العشر ليلة جمعة ، فهي أرجى من غيرها “
Apabila malam ganjil (dari sepuluh hari terakhir Ramadhān) jatuh pada malam Jumu'ah, maka itu lebih diharapkan (sebagai malam Lailatul Qodar) daripada malam selainnya
___
Lathaiful Ma’arif karya Ibnu Rajab al-Hambali, hal.203
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
Hari ke-20 Ramadhan 1445 H
Setelah melalui awal Ramadhan bersama PENGUASA dan MAYORITAS Kaum Muslimin, In syaa Allōh kita akan memasuki malam ke-21 Ramadhan setelah lepas maghrib hari ini.
AQIDAH SALAF:
Taat kepada penguasa pada perkara Ma'ruf
/channel/isnadnet/2266
Lebih Selamat Mengikuti WASIAT NABI ﷺ
/channel/isnadnet/2299
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
SEBURUK-BURUK KAUM
قيل لبِشْر: "أن قومًا يتعبدون في رمضان فإذا انسلخ تركوا. قال: بئس القوم قوم لا يعرفون الله إلا في رمضان".مفتاح الأفكار للتأهب لدار القرار (٢٨٣/٢)
Dikatakan kepada seseorang:
"Ada sekelompok orang yang beribadah di bulan Ramadhān, namun setelah itu mereka meninggalkannya.
Dia berkata: Sungguh buruknya kelompok yang hanya mengenal Allōh di bulan Ramadhān."
___
Miftah al-Afkar lil Ta'hadhdhi bi Dar al-Qarar, hal. 283/2
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
https://twitter.com/ISNADnet/status/878315486454226944?s=09
TERUS MENERUS MENCARI LAILATUL QODAR
Ibnul Qoyyim rahimahullōh berkata;
"Jika seandainya Lailatul Qodar itu harus dicari sepanjang tahun, maka niscaya aku akan menghidupkan seluruh (malam) dalam satu tahun sehingga aku bisa mendapatkan nya. Lalu bagaimana pendapatmu apabila malam Lailatul Qodar terjadi HANYA pada 10 hari (ada di akhir bulan Romadhōn)."
____
Badāi'ul Fawāid, 1/55
t.me/isnadnet
TELEGRAM @isnadnet
Para ulama menyimpulkan dari hadits di atas tentang anjuran memperbanyak do’a:
" Allahumma innaka ‘afuwwun …" pada malam yang diharap terdapat lailatul qadar. Do’a di atas begitu jāmi’ (komplit dan syarat makna) walau terlihat singkat. Do’a tersebut mengandung ketundukan hamba pada Allōh dan pernyataan bahwa dia tidak bisa luput dari dosa. Namun sekali lagi meminta ampunan seperti ini tidaklah terbatas pada bulan Romadhōn saja.
AlBaihaqi rahimahullōh berkata, “Meminta maaf atas kesalahan dianjurkan setiap waktu dan tidak khusus di malam lailatul qadar saja.” (Fadho-ilul Awqot, hal. 258).
Ibnu Rajab rahimahullōh juga memberi penjelasan menarik,
و إنما أمر بسؤال العفو في ليلة القدر بعد الإجتهاد في الأعمال فيها و في ليالي العشر لأن العارفين يجتهدون في الأعمال ثم لا يرون لأنفسهم عملا صالحا و لا حالا و لا مقالا فيرجعون إلى سؤال العفو كحال المذنب المقصر
" Dianjurkan banyak meminta maaf atau ampunan pada Allōh di malam lailatul qadar setelah sebelumnya giat beramal di malam-malam Romadhon dan juga di sepuluh malam terakhir. Karena orang yang arif adalah yang bersungguh-sungguh dalam beramal, namun dia masih menganggap bahwa amalan yang ia lakukan bukanlah amalan, keadaan atau ucapan yang baik (sholih). Oleh karenanya, ia banyak meminta ampun pada Allōh seperti orang yang penuh kekurangan karena dosa.”
Yahyā bin Mu’adz pernah berkata,
ليس بعارف من لم يكن غاية أمله من الله العفو
" Bukanlah orang yang arif jika ia tidak pernah mengharap ampunan Allōh.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 362-363).
Hadits ‘Āisyah di atas juga menunjukkan bahwa do’a di malam lailatul qadar adalah do’a yang mustajab sehingga dia bertanya pada Rosul mengenai do’a apa yang mesti dipanjatkan di malam tersebut.
Hadits ‘Āisyah juga menunjukkan bahwa jika seseorang berdo’a pada Allōh diperantarai dengan tawassul melalui nama-nama Allōh. Seperti dalam do’a terlebih dahulu memuji Allōh dengan ‘Allahumma innaka ‘afuwwun, yaitu Yaa Allōh yang Maha Pemberi Maaf’.
Bentuk do’a semacam ini adalah bertawassul terlebih dahulu dengan nama atau sifat Allōh yang sesuai dengan isi do’a.
Dalil di atas juga menunjukkan bahwa sifat ‘afwu (pemaaf) adalah di antara sifat Allōh. Maksud ‘afwu adalah memaafkan dosa yang diperbuat hamba. Begitu pula hadits tersebut menetapkan sifat mahabbah (cinta) bagi Allōh. Penetapan sifat di sini adalah sesuai dengan keagungan Allōh, tanpa dimisalkan dengan makhluk dan tanpa ditolak maknanya. Wollōhu a’lam.
Semoga Allōh memberi taufik pada kita untuk memperbanyak do’a ini di penghujung Romadhōn.
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
Sumber Arsip ISNAD
PENTINGNYA MENJAGA TAUHID
Belajarlah Tauhid dengan benar, walaupun hanya didapati 1 (satu) guru, agar kita tau apa saja hak-hak yang wajib ditunaikan kepada Allōh ’Azza wa Jalla.
Sungguh kami MELIHAT dan MENDENGAR dengan mata dan telinga yang masih menempel diwajah, ada sekelompok manusia bermajelis untuk setoran wajah, rasa tidak enak jika absen, temu kangen mingguan, rasa terpaksa, bahkan agar urusan dunianya tidak terganggu.
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA (KEMENAG) telah menggelar Sidang Isbat (Penetapan masuk Ramadhan 1445 H)
Sidang isbat digelar secara langsung di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, AHAD (10/3/2024). Hasil sidang isbat diumumkan terbuka oleh MENAG Yaqut Cholil Qoumas.
Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1445 H jatuh hari SELASA 12-03-2024 Masehi.
Sumber :
RRI & Detikcom
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
KALIAN PASTI MENIRU MEREKA
Telah bercerita kepada kami Sa'id bin Abu Maryam, telah bercerita kepada kami Abu Ghassan berkata, telah bercerita kepadaku Zaid bin Aslam dari 'Atha' bin Yasar dari Abu Sa'id radhiallahu'anhu bahwa Nabi ﷺ bersabda,
"Kalian PASTI akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan orang sebelum kalian SEJENGKAL demi sejengkal dan SEHASTA demi sehasta hingga seandainya mereka manempuh (masuk) ke dalam lubang biawak kalian pasti akan mengikutinya."
Kami bertanya, "Wahai Rasulullōh, apakah yang baginda maksud YAHUDI dan NASRANI ?"
Beliau menjawab, "SIAPA LAGI (kalau bukan mereka)."
___
Hadits Shahih Riwayat Bukhori No. 3197
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
https://twitter.com/isnadnet/status/1741052787998490953
Читать полностью…
Imam Ibnul Qoyyim, semoga Allōh merahmatinya, berkata:
"Jika Allōh MENGHENDAKI KEBAIKAN bagi seorang hamba, Dia membuatnya MENGAKUI DOSANYA sendiri dan menahan diri dari MENYINGKAP DOSA (aib) orang lain."
___
Al-Fawāid (145/1)
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet
Imam As-Sa'diy rohimahullōh berkata :
Semoga Allōh memberikan rohmah kepada seorang hamba yang memanfaatkan masa sehatnya dan masa muda nya, (untuk) bersegera menuju taubat dan berserah diri, sebelum lembaran kitab ditutup.
__
Al-Fawākih Asy-Syayihah (217)
TELEGRAM @isnadnet
t.me/isnadnet